AKSESORIS DARI KERANGKA HEWAN
Aksesoris merupakan benda yang banyak diminati untuk dijadikan sebagai hiasan atau hanya sekedar untuk keunikan saja terutama bagi mereka para kolektor, diantara aksesoris yang menjadi trend seperti jaket, sepatu yang terbuat dari kukit hewan, atau pajangan kepala rusa kambing dan lain sebagainya, ada juga yang berukuran kecil seperti gading gajah yang dibuat pipa rokok, atau dibuat kalung serta banyak lagi yang lainnya.
Dari banyaknya aksesoris yang terbuat dari kerangka hewan, penting sekali untun mengetahui hukumnya, karena hal tersebut bukan hanya digunakan untuk hiasan saja, melainkan juga digunakan untuk kegiatan sehari-hari, hawatirnya juga dibuat sarana untuk melakukan ibadah?
Terkait dengan hukum perlu kiranya untuk diperinci sebagaimana berikut:
1. Aksesoris dari hewan yang sudah disembelih secara syariat dan hewannya halal dimakan.
Aksesoris model seperti kebanyakan ulama sepakat bahwa hukum aksesoris tersebut suci dan boleh digunakan selama bekas-bekas yang dapat membuatnya najis seperti darah sudah dibersihkan, seperti yang disampaikan oleh ibnu qosim al-ghazi dalam fath al-qorib
واريد بها الزائلة الحياة بغير ذكاة شرعية
"Yang dikehendaki kerangka hewan yang najis itu adalah hewan yang tidak disembelih secara syariat"
Sehingga kalau sudah disembelih secara syariat hukumnya suci dan halal dimakan.
2. Aksesoris yang terpotong dari hewan yang masih hidup dan hewannya halal dimakan.
Aksesoris model seperti ini hukumnya najis sebagaimana dalam kaidah
وكلُّ ما أُبِينَ من حيِّ جُعِل كميْتِهِ في حكمِهِ طُهْراً وحِلْ
“Seluruh apa yang terpisah dari yang hidup (anggota badannya), maka ia seperti bangkai dari makhluk hidup tersebut dalam masalah kexucian dan kehalalannya.”
Serta dalam hadist
ما قطع من البهيمة وهي حية فهو ميتة
“Apa yang terpotong dari hewan ternak, sedangkan hewan itu masih hidup, maka potongan itu termasuk bangkai.”
Terkait penggunannya diperinci:
🖌jika hanya untuk perhiasan pajangan (tidak dipakai dibadan) maka boleh berdasarkan pemahaman bahwa membawa najis selain untuk ibadah adalah boleh.
🖌jika dipakai dibadan maka diperinci lagi.
Kalau bukan untuk ibadah dan badannya kering maka boleh.
Kalau badannya basah maka tidak boleh karena aksesoris tersebut menajiskan jika bersentuhan dengan benda yang basah.
Kalau digunakan untuk ibadah tidak boleh dan ibadahnya tidak sah.
3. Aksesoris dari hewan yang sudah mati(bangkai hewan)
Aksesoris model seperti ini hukumnya najis adapun untuk penggunannya diperinci:
Kalau hanya sebagai hiasan maka boleh sebagaimana yang disampaikan syaikh romadon al-buti
ما حكم تحنيط الحيوانات غير مأكولات اللحم والتي ميتتها نجسة ؟ يجوز تحنيطها للزينة ونحوها ولكنها تبقى نجسة .
Kobelehan ini dengan catatan antara pengguna dan aksesorisnya sama-sama kering, kalau tidak, maka hukumnya tidak boleh karena sama saja dengan hukum melumurkan perkara najis pada badan yang hukumnya haram.
Kalau digunakan untuk ibadah seperti solat yaa jelas tak boleh karena dianggap membawa benda najis.
Yaaa alangkah baiknya kita gunakan aksesoris yang sudah jelas-jelas suci dan halalnya bung.
Referensi:
(المجموع شرح المهذب, 9/91).
فَرْعٌ: فِي مَذَاهِبِهِمْ فِيْمَا يُقْطَعُ مِنَ الشَّاةِ بَعْدَ الذَّكَاةِ قَبْلَ أَنْ تُبْرَدَ، مَذْهَبُنَا أَنَّ الفِعْلَ مَكْرُوْهٌ وَالعُضْوُ المَقْطُوْعُ حَلاَلٌ وَبِهِ قَالَ الماَلِكُ وَأَبُوْ حَنِيْفَةَ وَأَحْمَدُ وَإِسْحَقُ اهـ
الفتاوى الفقهية الكبرى (1/ 20-22)
(وسئل) - نفع االله به - عن إخبار القصار الكافر بتنجس الثوب عنده مع بيان سببه وبغسله وإخباره عن غسل الثوب الذي كان متنجسا قبل التسليم إليه مع عدم علمه بشروط التطهير هل يعتمد خبره بذلك أم لا ؟ وهل الكافر كالفاسق في الإخبار أم لا؟ فأجاب) بقوله: (أطلق الأصحاب أنه لا يقبل إخبار الفاسق والكافر بنجاسة ولا بطهارة ويستثنى منه ما إذا بلغ المخبر من ا الفاسق أو الكافر عدد التواتر، بأن كانوا جمعا يؤمن تواطؤهم على الكذب، وأخبروا عن عيان فيقبل خبرهم كما صرح به الفقهاء والأصوليون ثم إنهم إن وافقوا المخبر في مذهبه في باب النجاسة والطهارة لم يشترط بيان السبب وإلا اشترط، ويستثنى منه أيضا ما إذا أخبر الكافر أو الفاسق عن فعل نفسه وبين السبب كقوله: بلت في هذا الإناء أو طهرت الثوب بماء كذا حتى زالت عين ا
فتح القريب
وما قطع من حيوان ( حي فهو ميت إلا الشعر)، أي المقطوع من حيوان مأكول. وفي بعض النسخ إلا الشعور» (المنتفع بها في المفارش والملابس وغيرها.
Catatan:
Jika ada yang ingin didiskusikan silahkan cat ke 087771436321

Komentar
Posting Komentar